
Harga emas (XAU/USD) turun mendekati level terendah mingguan $2.600 pada sesi Amerika Utara hari Senin. Logam mulia menghadapi tekanan jual karena Dolar AS (USD) memulihkan kerugian intraday dan berubah positif, dengan Indeks Dolar AS (DXY) kembali di atas 108,00. Dolar AS yang lebih tinggi membuat harga Emas menjadi taruhan mahal bagi para pelaku pasar.
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun anjlok menjadi 4,55% pada hari Senin. Imbal hasil yang lebih rendah pada aset yang menghasilkan bunga umumnya membebani aset yang tidak menghasilkan, seperti Emas, dengan meningkatkan biaya peluangnya. Namun, hubungan tersebut tampak positif pada hari Senin.
Prospek harga Emas tampaknya tidak pasti karena Federal Reserve (Fed) diperkirakan akan memangkas suku bunga lebih sedikit pada tahun 2025. Para pembuat kebijakan Fed telah mengarahkan sejumlah kecil pemotongan suku bunga untuk tahun depan karena mereka optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS). Selain itu, perlambatan tren disinflasi dan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih baik daripada yang diantisipasi oleh pejabat Fed sebelumnya juga bertanggung jawab atas perlunya siklus pelonggaran kebijakan secara bertahap.
The Fed menurunkan suku bunga pinjaman utamanya sebesar 100 basis poin (bps) ke kisaran 4,25%-4,50% tahun ini dan diperkirakan tidak akan berubah pada bulan Januari.
Menurut analis di Goldman Sachs, The Fed diperkirakan akan melakukan pemotongan suku bunga berikutnya pada bulan Maret. Perusahaan tersebut juga memperkirakan dua kali lagi pada bulan Juni dan September.(Cay) Newsmaker23
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...